Akses Baru Kubar-Kukar, Lebih Dekat dan Atasi Isolasi Kampung Pesisir Mahakam

POROS TENGAH: Petinggi Muara Beloan Rudy Suhartono (kiri) memperlihatkan peta akses jalan poros tengah, koneksi Kubar-Kutai Kartanegara (Kukar). Rutenya, Sendawar-Muara Beloan-Tanjung Pagar-Muara Pahu-Penyinggahan-Muara Muntai, Kukar.

SENDAWAR, KALTIM PERS-  Selama ini masih terabaikan akses jalan warga di bantaran Sungai Mahakam. Poros tengah, jalur darat koneksi Kutai Barat (Kubar)-Kutai Kartanegara (Kukar). Aksesnya melintasi Sendawar-Muara Beloan-Tanjung Pagar-Muara Pahu-Penyinggahan, Kubar – Muara Muntai, Kukar. Akses jalan ini jauh lebih dekat dibandingkan jalan trans Kalimantan dan Tol Akasia

Kepala Kampung Muara Beloan, Rudy Suhartono menyebutkan, kondisi jalan akses ke ibu kota kabupaten rusak berat dan terputus. Akses ini koneksi ke Kukar. ”Kami berharap Gubernur Kaltim juga peduli memperhatikan akses jalan poros tengah. Misalnya saja di Muara Beloan banyak panen ikan tidak bisa dijual ke ibu kota kabupaten karena akses jalan rusak berat,” ungkap Rudy Suhartono. Hal senada dikatakan Aziz Maulana, Petinggi Tanjung Pagar.

Kondisi ini membuat kehidupan warga sulit teratasi bebas dari kemiskinan. Jika satu-satunya hasil perikanan tidak terjual maksimal sebagai biaya hidup sehari-hari. Maka mustahil mampu meningkatkan kesejahteraan warganya. Sementara akses Tanjung Pagar-Muara Beloan terputus dan tanpa adanya pemeliharaan jalan.

Sebelumnya, Gubernur Kaltim juga telah mengelontorkan dana miliaran kepada pembangunan akses jalan darat di empat kampung di Kecamatan Bongan. Yakni Lemper, Deraya, Gerunggung dan Tanjung Soke. ”Kami sudah meninjau langsung kondisi akses jalan di empat kampung di Kecamatan Bongan. Hal ini juga telah menjadi atensi khusus pak Gubernur Kaltim dengan mengelontorkan dana pembangunan jalan di sana,” kata Puguh Harjanto, Kepala DPMD Provinsi Kaltim, saat memberikan materi Bimbingan teknis para pemerintah kampung se-Kecamatan Muara Pahu di Hotel Horison, Samarinda, Selasa, 16 Juni 2026.

Hal senada dibenarkan Muhammad Ridwan, Penelaah Teknis Kebijakan Bidang Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan DPMD Provinsi Kaltim. ”Bahkan kami telah melakukan kunjungan ke sana (Bongan),” kata Ridwan. Terkait usulan Petinggi Muara Beloan perlunya pembangunan lanjutan akses jalan poros tengah akan menjadi usulan DPMD Provinsi Kaltim ke lintas sektoral di Pemerintah Provinsi Kaltim. (rud/KP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *