SENDAWAR, KALTIM PERS – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat memberikan penyambutan dan pendampingan penuh kepada Menteri Agama Republik Indonesia KH Nasaruddin Umar dalam kunjungannya ke Kutai Barat, Sabtu, 4 Juli 2026.
Menteri Agama tiba melalui Bandara Melalan dan disambut Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud. Bupati Kutai Barat Frederick Edwin turut hadir mendampingi penyambutan pejabat negara tersebut bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.
Kehadiran bupati dan perangkat daerah menjadi bentuk penghormatan sekaligus kesiapan Pemkab Kubar dalam mendukung seluruh rangkaian agenda kunjungan Menteri Agama. Koordinasi dilakukan sejak kedatangan, perjalanan menuju lokasi kegiatan, hingga pelaksanaan agenda utama di Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning.
Menteri Agama bersama Gubernur Kaltim dan Bupati Kubar dijadwalkan menghadiri puncak peringatan Hari Lahir ke-34 Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning di Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok. Kegiatan tersebut juga menghadirkan dai nasional Ustaz Abdul Somad yang telah tiba sehari sebelumnya.
Sebelum bertolak menuju Kutai Barat, Nasaruddin Umar tiba di Gedung VVIP Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, Jumat, 3 Juli 2026. Ia disambut Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltim Abdul Khaliq, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim Dasmiah, serta perwakilan Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning.
Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Assalam, KH Anas Yudiarso, mengatakan peringatan tahun ini dirangkai dengan berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, olahraga, dan sosial.
Agenda tersebut antara lain sunatan massal yang diikuti 1.225 peserta, nikah massal, khataman Al-Qur’an 30 juz oleh para santri, lomba memanah, Musabaqah Hifdzil Quran, serta perlombaan yang melibatkan pelajar di Kutai Barat.
Pemkab Kubar berharap kunjungan Menteri Agama dapat memperkuat sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, serta lembaga keagamaan dalam meningkatkan pelayanan umat dan pembangunan sumber daya manusia. (adv/diskominfo Kubar)












