Turnamen Voli Sumber Sari Cup III Resmi Dibuka, Pemkab Kubar Dorong Pembinaan Atlet Muda

SENDAWAR, KALTIM PERS – Turnamen Bola Voli Sumber Sari Cup III Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Bola Voli Kampung Sumber Sari, Kecamatan Barong Tongkok, Selasa, 7 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Kampung Sumber Sari itu diikuti 45 tim dari berbagai wilayah.

Sambutan Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dibacakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kutai Barat, Suwito. Dalam sambutannya, bupati menyampaikan selamat kepada seluruh masyarakat Kampung Sumber Sari yang memperingati hari jadinya.

“Semoga di usia ke-62 ini, Kampung Sumber Sari semakin maju, mandiri, sejahtera, dan terus berkembang,” ujar Frederick dalam sambutan tertulisnya.

Bupati menegaskan, turnamen tersebut bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet, menumbuhkan sportivitas, dan mempererat hubungan antarmasyarakat serta antarkampung.

Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, berkarakter, dan mampu berprestasi. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berkomitmen mendukung pembinaan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

Turnamen juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang memanfaatkan keramaian kegiatan untuk memasarkan produk.

“Saya berharap turnamen ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi salah satu agenda olahraga tahunan di Kutai Barat,” katanya.

Petinggi Kampung Sumber Sari Paino Wibowo mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan bermain bola voli. Melalui aktivitas olahraga, anak-anak dan remaja juga diharapkan lebih produktif serta tidak menghabiskan terlalu banyak waktu menggunakan gawai.

Paino menilai olahraga dapat membuka peluang masa depan bagi generasi muda, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan dalam pendidikan formal tetapi mempunyai bakat dan kemauan berlatih.

Turnamen yang berlangsung selama beberapa pekan itu diharapkan melahirkan atlet berbakat yang mampu mewakili Kutai Barat pada berbagai kejuaraan, sekaligus memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat membangun kampung melalui olahraga. (Ars/adv/diskominfo Kubar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *