Bupati Nobar Forkopimda dan Warga

SENDAWAR, KALTIM PERS – Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol di Rumah Dinas Bupati, Rabu dini hari, 15 Juli 2026. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran perangkat daerah, serta ratusan warga pecinta sepak bola.

Frederick hadir didampingi istrinya, Maria Christina Mozes Edwin. Sejak sebelum pertandingan dimulai, masyarakat dari berbagai kalangan telah memadati lokasi untuk menyaksikan laga yang berlangsung hingga dini hari. Suasana berlangsung tertib dengan antusiasme penonton yang tinggi.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Sekretaris Daerah Kutai Barat Erik Victory, Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan, Pasi Ops Kodim 0912/Kutai Barat Lettu Arm Oktario Sirait, Pasiter Kodim 0912/Kutai Barat Lettu Inf Moch Wahyudi, unsur Forkopimda, serta para kepala perangkat daerah.

Laga semifinal berlangsung kompetitif. Spanyol berhasil mengalahkan Prancis dengan skor 2-0. Gol kemenangan dicetak Mikel Oyarzabal melalui tendangan penalti pada menit ke-22 dan Pedro Porro pada menit ke-58. Hasil tersebut memastikan Spanyol melaju ke partai final Piala Dunia 2026.

Di sela kegiatan, Frederick mengatakan nobar tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara pemerintah daerah, Forkopimda, TNI-Polri, dan masyarakat.

“Nobar ini kami laksanakan sebagai ajang silaturahmi bagi para pecinta sepak bola dan seluruh masyarakat Kutai Barat. Melalui kegiatan seperti ini kita bisa berkumpul, berinteraksi, dan membangun kebersamaan,” kata Frederick.

Menurut dia, semangat kebersamaan yang tercermin selama kegiatan berlangsung menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, kata dia, akan terus menghadirkan kegiatan yang mendorong interaksi antara pemerintah dan masyarakat.

Frederick menilai sepak bola memiliki kemampuan menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang. Karena itu, ia berharap semangat persatuan yang tercipta melalui kegiatan tersebut dapat terus terpelihara dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan nobar berlangsung hingga pertandingan usai dalam suasana aman dan kondusif. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap kegiatan serupa dapat menjadi ruang komunikasi yang memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. (Ars/Adv-DiskominfoKubar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *