30 Kasus DBD di Muara Pahu, Puskesmas Minta Kampung Gencarkan PSN

SENDAWAR, KALTIM PERS – UPTD Puskesmas Muara Pahu meminta seluruh petinggi atau kepala kampung di Kecamatan Muara Pahu meningkatkan kewaspadaan terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD). Imbauan tersebut menyusul hasil surveilans periode Januari hingga September 2026 yang mencatat 30 kasus DBD di wilayah kerja Puskesmas Muara Pahu.

Pimpinan UPTD Puskesmas Muara Pahu, Sabirin Noor, mengatakan kasus DBD tersebar di sejumlah kampung dengan tingkat Angka Bebas Jentik (ABJ) yang berbeda. Karena itu, pemerintah kampung diminta menggerakkan masyarakat secara rutin melaksanakan 3M Plus, yakni menguras dan menutup tempat penampungan air, mendaur ulang barang bekas, serta melakukan langkah tambahan untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

Menurut Sabirin, petinggi juga diminta mengaktifkan gotong royong dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara berkala. Pemantauan jentik bersama kader kesehatan perlu ditingkatkan, terutama di lingkungan rumah dan lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Upaya tersebut penting untuk memutus rantai penularan DBD di wilayah Kecamatan Muara Pahu.

Puskesmas mengingatkan masyarakat segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah pada DBD, seperti demam tinggi mendadak, bintik merah pada kulit, mual dan muntah, serta nyeri kepala atau belakang mata. Pemerintah kampung juga diminta segera berkoordinasi dengan UPTD Puskesmas Muara Pahu apabila menemukan warga dengan gejala atau dugaan DBD. (ton/KP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *