KALTENG, KALTIM PERS – Peredaran sabu-sabu di Tanah Air terus marajalela. Lalu kenapa bisa tumbuh subur? Apakah dipupuk jika itu tanaman. Atau memang ada pihak luar yang mendanai secara rapi.
Bisnis haram itu, hingga nekad melawan polisi. Setelah 12 personel Satresnarkoba Polres Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) penggerebekan bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kamis 2 Juli 2026 dinihari.
Ketiga polisi jadi korban itu:
- Aipda Anumerta Yudhi Perdana Putra tewas akibat luka bacok setelah operasi penangkapan berubah menjadi pengepungan dan penyerangan oleh massa bersenjata tajam dan senpi rakitan. Aiptu Anumerta Yudhi ditemukan meninggal dunia di sebuah lanting milik warga.
- Ajun Inspektur Dua Yudhie Perdana Putra akibat luka senjata tajam
- Bripda Nopandri Ramadhana ditemukan tewas di aliran Sungai Katingan pada Sabtu 4 Juli 2026, sekitar dua hari setelah operasi berlangsung.
Langkah tegas, Tim gabungan Polda Kalteng mencari tiga pelaku. Berhasil menangkap Saldy (38). Buronan yang diduga terlibat dalam insiden penggerebekan narkoba yang menewaskan Aipda Anumerta Yudhie Perdana Putra.
Polisi mengumumkan daftar pencarian orang (DPO).













