Sudah di Tangan Gubernur, “Nasib” Jalan Poros Tengah

Gubernur Rudy Masud (kiri) didampingi Bupati Frederick Edwin ke Kubar, 3-5 Juli 2026.

SENDAWAR, KALTIM PERS – Lima kampung telah memberikan rekomendasi pembangunan jalan poros tengah kepada Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud. Diserahkan kepada gubernur di sela-sela menyambut kedatangan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar di Bandara Melalan, Kubar, Sabtu 4 Juli 2026.

Tingginya harapan perbaikan jalan poros tengah tersebut, agar akses jalan memperpendek ke Sendawar, ibu kota kabupaten dan Samarinda, ibu kota provinsi Kaltim.

Ke-5 kampung itu yakni, Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu. Kemudian, empat petinggi di Kecamatan Penyinggahan yakni Kampung Minta, Loa Deras, Bakung, dan Penyinggahan Ilir.

“Mewakili para petinggi telah saya menyerahkan proposal pembukaan dan peningkatan badan jalan poros tengah kepada Gubernur Kaltim,” kata Rudy Suhartono, Petinggi Muara Beloan.

Harapanya agar Pemerintah Provinsi Kaltim dapat memperhatikan jalan poros tengah. Adapun jarak terdekat dari tiga pilihan yakni :

  1. Akes badan jalan poros tengah Melak-Muara Pahu-Penyinggahan- Muara Muntai Kartanegara (Kukar).
  2. Akses badan jalan poros utara yakni Melak-PT.Fajar Sakti Prima-Tol Akasis-Kota Bangun.
  3. Akses badan jalan poros trans Kalimantan yakni (Barong Tongkok-Muara Lawa-Siluq Ngurai-Jempang-Bongan-Kukar).

Adapun akses poros tengah sepanjang 11-12 km tersebut, yang harus diperhatokan. Yakni diperlukan pembukaan jalan antara 4-5 km dari Muara Beloan-Kampung Gunung Bayan. Kemudian 7 km jalan terputus akibat ditumbuhi semak belukar. Melintasi tiga kampung di Kecamatan Penyinggahan yakni Kampung Minta-Bakung-Loa Deras terkoneksi ke Desa Batuq, Kecamatan Muara Muntai, Kukar. (adv/diskominfokubar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *