SENDAWAR, KALTIM PERS – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat memberikan penyambutan kepada Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud bersama Ketua TP PKK Kaltim Hj. Sarifah Suraidah Abidien yang tiba di Kutai Barat, Jumat, 3 Juli 2026.
Gubernur disambut langsung Bupati Kutai Barat Frederick Edwin bersama Ketua TP PKK Kubar Maria Christina Mozes Edwin di kawasan Melak Seberang, Kelurahan Melak Ilir, Kecamatan Melak. Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani bersama istri dan sejumlah pejabat Pemkab Kubar turut hadir menyambut rombongan.
Penyambutan tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus komitmen Pemkab Kubar dalam memperkuat hubungan kerja dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kehadiran gubernur juga diharapkan semakin memperkuat koordinasi dalam mendorong pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan percepatan penanganan wilayah yang masih tertinggal.
Rudy Mas’ud tiba melalui perjalanan darat dengan melintasi Jembatan Ing Martadipura di Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, kemudian melewati Tol Akasia, jalan perusahaan PT Fajar Sakti Prima, Kampung Abit, hingga tiba di Melak.
Setelah penyambutan, rombongan dijadwalkan mengikuti makan malam bersama di Rumah Makan Sate Jambang, Kecamatan Barong Tongkok. Gubernur dan rombongan kemudian beristirahat di Hotel Sidodadi, Kelurahan Simpang Raya.
Bupati Frederick Edwin menyambut baik kunjungan tersebut karena menjadi kesempatan bagi pemerintah provinsi untuk melihat langsung kondisi Kutai Barat, terutama akses jalan dan kebutuhan pembangunan masyarakat.
Pada Sabtu, 4 Juli 2026, gubernur dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda, termasuk menghadiri Hari Lahir ke-34 Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning di Kelurahan Simpang Raya.
Sebelum kembali ke Samarinda pada Minggu, 5 Juli 2026, rombongan juga direncanakan meninjau kondisi jalan Trans Kalimantan yang mengalami kerusakan serta akses menuju kampung-kampung kategori daerah tertinggal di Kecamatan Bongan.
Peninjauan tersebut mencakup akses menuju Kampung Deraya, Tanjung Soke, dan Gerunggung. Pemkab Kubar berharap kunjungan lapangan itu dapat memperkuat perhatian pemerintah provinsi terhadap pemerataan pembangunan dan pembukaan keterisolasian wilayah. (adv/diskominfo Kubar)












