SENDAWAR, KALTIM PERS— Pembangunan rigid jalan sepanjang 650 meter dari Kampung Empakuq menuju Kampung Empas, Kecamatan Melak, Kabupaten Kutai Barat, membuka akses lebih dekat bagi masyarakat menuju ibu kota kabupaten. Proyek tahun 2026 tersebut melintasi permukiman Kampung Empas dan terkoneksi dengan wilayah Kecamatan Sekolaq Darat.
Kepala Kampung Muara Beloan, Rudy Suhartono, mengatakan peningkatan jalan tersebut sangat membantu mobilitas masyarakat Muara Beloan. Jalur ini membuat perjalanan menuju Melak dan RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS) menjadi lebih dekat. Selain jalur Empakuq–Empas, akses Muara Beloan–Muara Bunyut juga dinilai sama pentingnya sebagai jalur alternatif menuju Melak.
Manfaat jalan tersebut tidak hanya dirasakan warga Muara Beloan, tetapi juga sejumlah kampung di sekitarnya. Di antaranya Kampung Tanjung Pagar, Kecamatan Muara Pahu, serta Jerang Melayu, Mendung, Jerang Dayak, hingga Kampung Rembayan di Kecamatan Mook Manaar Bulatn. Konektivitas ini diharapkan memperlancar akses pelayanan kesehatan, pendidikan, pemerintahan, dan kegiatan ekonomi masyarakat.
Rudy menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kutai Barat Frederick Edwin atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur yang secara bertahap membuka keterisolasian kampung. “Akses ini memudahkan masyarakat dan membuka konektivitas antarkampung. Dampaknya juga sangat penting untuk mendorong ekonomi kerakyatan,” kata Rudy. (rud/KP)












