SENDAWAR, KALTIM PERS— Ancaman El Nino yang diproyeksikan berlangsung hingga Februari 2027 mulai menjadi perhatian terhadap ketahanan pangan. Di Kutai Barat, kepolisian bersama instansi terkait turun memantau harga dan ketersediaan bahan pokok.
Polres Kutai Barat bersama Satpol PP dan Disperindagkop melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Jaras dan Pasar Meleo Baru, Kecamatan Barong Tongkok, Jumat (4/9/2026).
Hasil pemantauan menunjukkan stok bahan pokok dan barang penting (bapokting) secara umum masih mencukupi. Beras, minyak goreng, gula, telur, daging, ayam, ikan, sayuran hingga LPG masih tersedia di pasaran.
Sejumlah komoditas mengalami kenaikan. Cabai merah besar tercatat Rp60 ribu per kilogram, cabai keriting Rp50 ribu per kilogram, kol Rp18 ribu per kilogram, buncis Rp25 ribu per kilogram, dan minyak goreng kemasan Rp25 ribu per liter.
Sementara sejumlah jenis beras justru mengalami penurunan harga. Secara keseluruhan, petugas belum menemukan lonjakan harga signifikan maupun kelangkaan stok yang berpotensi mengganggu kebutuhan masyarakat.
Pemantauan akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan pasokan kebutuhan pokok masyarakat Kutai Barat tetap aman.
(rud/KP)












