Lomba Azan dan Surah Pendek jadi Upaya Regenerasi Qurani di Muara Beloan

SENDAWAR, KALTIM PERS— Masjid Khairul Ummah di Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat, menggelar lomba azan dan hafalan surah pendek bagi peserta Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Khairul Ummah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sekaligus mempersiapkan regenerasi yang memiliki bekal pendidikan agama sejak dini.

Ketua Masjid Khairul Ummah, Rudy Suhartono, mengatakan kegiatan belajar mengajar di TPA Khairul Ummah dilaksanakan setiap hari setelah anak-anak menyelesaikan kegiatan sekolah.

Di TPA, anak-anak tidak hanya dibimbing membaca Al-Qur’an, tetapi juga belajar menghafal surah-surah pendek, praktik salat, hingga berlatih mengumandangkan azan.

“Makanya kita lakukan lomba azan dan surah pendek,” kata Rudy Suhartono dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Khairul Ummah, Kamis (27/8/2026).

Rudy yang juga Kepala Kampung Muara Beloan mengatakan, pendidikan agama sejak dini penting sebagai bekal bagi generasi muda. Dengan pemahaman agama yang baik, anak-anak diharapkan mampu membentengi diri dari perbuatan yang tidak baik serta tumbuh menjadi generasi yang berakhlak.

Menurut dia, membimbing anak belajar Al-Qur’an juga merupakan investasi amal bagi orangtua. Anak yang tumbuh menjadi pribadi saleh dan mendoakan orangtuanya diharapkan menjadi sumber kebaikan bagi keluarga, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat.

Untuk mendukung keberlangsungan kegiatan TPA, Pemerintah Kampung Muara Beloan memberikan biaya operasional bagi dua tenaga pendidik. Ustaz Ferdy bertugas membimbing peserta didik laki-laki, sedangkan peserta didik perempuan dibimbing Ustazah Ainun.

Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Muara Pahu, Hamli, menyambut baik keberadaan dan kegiatan TPA Khairul Ummah. Menurut dia, pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak membutuhkan dukungan bersama, tidak hanya dari tenaga pendidik dan pemerintah kampung, tetapi juga orangtua serta masyarakat.

“Apalagi kepala kampungnya sudah memberikan dana operasional bagi tenaga pendidik. Hal serupa untuk para orangtua peserta didik serta masyarakat dan pihak-pihak lainnya,” kata Hamli.

Hamli berharap kepedulian terhadap pendidikan Al-Qur’an terus ditingkatkan sehingga TPA dapat menjadi tempat pembentukan karakter dan regenerasi umat di Kampung Muara Beloan.

Dalam lomba azan, Muhammad Akbar meraih juara pertama, disusul Muhammad Ragil sebagai juara kedua dan Muhammad Haikal sebagai juara ketiga.

Pada lomba surah pendek kategori laki-laki, Muhammad Akbar kembali meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Muhammad Ridho, sedangkan Muhammad Fadhil meraih juara ketiga.

Sementara pada kategori surah pendek perempuan, Salwa keluar sebagai juara pertama, Wanda juara kedua, dan Nor Syifa sebagai juara ketiga.

Para pemenang mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar anak-anak semakin bersemangat belajar membaca, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

(rud/KP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *