SENDAWAR, KALTIM PERS – Sekretaris Daerah Kutai Barat yang baru, Erik Victory, langsung dihadapkan pada sejumlah agenda penting untuk memastikan roda pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik berjalan lebih efektif.
Erik resmi dilantik Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Rabu, 1 Juli 2026. Setelah pelantikan, ia diminta segera melakukan konsolidasi internal, beradaptasi dengan tugas baru, serta memastikan seluruh fungsi administrasi pemerintahan berjalan tanpa penundaan.
Bupati Frederick menegaskan, Sekda memiliki posisi strategis dalam mengoordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah, memperkuat komunikasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, dan mengawal pencapaian target pembangunan sesuai visi dan misi pemerintah daerah.
“Sekda berperan penting memastikan roda pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik berjalan efektif,” kata Frederick.
Selain memperkuat koordinasi, Erik juga mendapat tugas mengawal program-program strategis daerah, menjaga integritas aparatur sipil negara, serta meningkatkan profesionalisme birokrasi. Sinergi antarlembaga dinilai menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
Menjawab arahan tersebut, Erik menyatakan akan memprioritaskan percepatan realisasi fisik dan keuangan. Salah satu perhatian utamanya adalah menekan potensi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran agar program pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
“Kami akan meningkatkan sinergi antar-OPD. Tujuannya untuk mempercepat realisasi fisik dan keuangan Kutai Barat,” kata mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung Kubar itu.
Erik juga akan melakukan pemetaan terhadap berbagai kendala yang menghambat pelaksanaan program. Setiap persoalan akan ditelusuri akar penyebabnya, kemudian diselesaikan melalui koordinasi lintas perangkat daerah.
Evaluasi berkala juga akan dilakukan untuk menyamakan langkah seluruh OPD, terutama dalam mempercepat pelaksanaan kegiatan, penyelesaian administrasi, dan penyerapan anggaran.
Dengan langkah tersebut, Erik diharapkan mampu meningkatkan kinerja birokrasi, memperkuat disiplin pelaksanaan program, serta memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat sesuai jadwal yang telah ditetapkan. (rud/kp/adv/diskominfo Kubar)












