SENDAWAR, KALTIM PERS – Pemerintah Kampung Sumber Sari, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, mulai mempersiapkan pelaksanaan Lomba Kreativitas Kampung Merah Putih 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 1–12 Agustus 2026. Persiapan difokuskan pada penataan lingkungan dan pelibatan masyarakat melalui kegiatan gotong royong.
Persiapan itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Lomba Kreativitas Kampung Merah Putih yang digelar Kodim 0912/Kutai Barat di Markas Kodim 0912/Kubar, Senin, 27 Juli 2026. Rapat dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Pemerintah Kecamatan Barong Tongkok, Pemerintah Kampung Sumber Sari, serta sejumlah instansi terkait.
Petinggi Kampung Sumber Sari, Paino Wibowo, mengatakan kesiapan setiap rukun tetangga (RT) masih bervariasi. Sebagian RT telah memiliki gapura, sementara lainnya masih dalam tahap persiapan.
“Untuk beberapa RT sudah ada gapura dan ada juga yang belum ada. Kami mengharapkan agar dari pihak Kodim membantu kami dalam persiapan di kampung, terutama masalah gotong royong,” kata Paino.
Menurut dia, keberhasilan kampung dalam mengikuti lomba bergantung pada keterlibatan masyarakat. Karena itu, para ketua RT diminta mulai menyusun konsep penataan lingkungan dan kreativitas yang akan ditampilkan selama penilaian berlangsung.
Komandan Kodim 0912/Kutai Barat Letnan Kolonel Infanteri Doni Fransisco mengatakan Kampung Sumber Sari dipilih sebagai lokasi lomba setelah melalui proses seleksi. Salah satu pertimbangannya adalah keberagaman masyarakat yang dinilai mampu menjadi modal sosial dalam pelaksanaan kegiatan.
“Kampung ini adalah wilayah yang heterogen, di mana masyarakatnya terdiri dari beragam latar belakang suku, agama, budaya, dan pekerjaan yang berbeda-beda, namun tetap hidup rukun berdampingan dalam satu ikatan persaudaraan,” ujar Doni.
Ia berharap pelaksanaan lomba dapat memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan masyarakat terhadap Tanah Air.
Dukungan juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Sekretaris Kesbangpol Kutai Barat, Hadi Chirtianus, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mendorong masyarakat menjaga kebersihan, kerapian, dan keindahan lingkungan.
Menurut Hadi, aspek yang dinilai dalam lomba tidak terbatas pada pemasangan bendera dan umbul-umbul. Dewan juri juga akan menilai partisipasi masyarakat, penataan lingkungan dan jalan, kreativitas gerbang, inovasi kampung, serta suasana lingkungan pada malam hari.
Lomba Kreativitas Kampung Merah Putih dijadwalkan berlangsung pada 1–12 Agustus 2026. Penilaian lapangan oleh dewan juri akan dilakukan pada 12–22 Agustus 2026.(sugih/Adv/DiskominfoKubar)












