SENDAWAR, KALTIM PERS— Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengganggu transportasi udara di Kabupaten Kutai Barat. Penerbangan menuju dan dari Bandar Udara Melalan, Selasa (15/9/2026), dibatalkan menyusul kabut asap yang semakin tebal.
Kepala UPBU Kelas III Melalan, Bernard R. Purba, mengatakan kondisi kabut asap berdampak terhadap operasional penerbangan. Jarak pandang yang terbatas menjadi salah satu pertimbangan utama karena menyangkut aspek keselamatan penerbangan.
Pembatalan penerbangan kembali menambah dampak karhutla terhadap aktivitas masyarakat Kutai Barat. Selain menurunkan kualitas udara, kabut asap juga menghambat mobilitas warga yang mengandalkan transportasi udara menuju maupun keluar daerah.
Pihak bandara terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Masyarakat yang telah memiliki jadwal penerbangan diminta berkoordinasi dengan maskapai dan mengikuti informasi terbaru mengenai jadwal keberangkatan setelah kondisi memungkinkan untuk penerbangan kembali beroperasi.
(rud/KP)












