KUTAI BARAT, KALTIM PERS– Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan menggelar silaturahmi kamtibmas dengan tokoh masyarakat Dayak Tunjung di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, Sabtu (8/8/2026) malam.
Silaturahmi yang berlangsung di kediaman Wilhelmus, S.Pd., sekitar pukul 20.40 Wita tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian memperkuat komunikasi dan sinergi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Dalam kegiatan itu, Haris didampingi Wakapolres Kutai Barat Kompol Subari., sejumlah pejabat utama Polres Kutai Barat, Kapolsek Barong Tongkok, serta Pamapta II Polres Kutai Barat.
Haris mengatakan, komunikasi langsung dengan tokoh masyarakat penting untuk membangun kerja sama dalam menjaga situasi keamanan di wilayah Kutai Barat.
“Keamanan dan ketertiban tidak mungkin diwujudkan Polri sendiri tanpa dukungan masyarakat. Kami mohon dukungan Bapak-bapak untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas di Kutai Barat tetap aman dan kondusif,” ujar Haris.
Minta tokoh masyarakat beri kritik
Dalam kesempatan tersebut, Haris juga meminta para tokoh masyarakat tidak ragu memberikan teguran maupun kritik apabila menemukan anggota Polres Kutai Barat yang bersikap kurang baik atau melakukan pelanggaran.
Menurut dia, masukan dari masyarakat diperlukan sebagai bahan evaluasi bagi institusi kepolisian.
“Kami terbuka terhadap kritik dan masukan. Teguran dari tokoh masyarakat adalah bentuk kepedulian agar kami terus berbenah,” katanya.
Haris juga menitipkan seluruh personel Polres Kutai Barat kepada para tokoh masyarakat agar hubungan antara kepolisian dan masyarakat dapat terus terjaga.
Tokoh Dayak Tunjung dukung penegakan hukum
Sementara itu, Wilhelmus mengapresiasi kedatangan Kapolres Kutai Barat beserta jajarannya.
Ia menyatakan siap mendukung upaya kepolisian dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu, termasuk apabila persoalan hukum menyangkut anggota keluarga sendiri.
“Dalam hal narkoba, kami tidak akan membela. Kalau salah, proses sesuai hukum,” tegas Wilhelmus.
Selain persoalan narkoba, Wilhelmus menyampaikan keresahan masyarakat terkait penggunaan knalpot brong oleh sejumlah anak muda.
Menurut dia, suara bising dari penggunaan knalpot tersebut telah mengganggu kenyamanan masyarakat.
Ia berharap komunikasi antara kepolisian dan tokoh masyarakat dapat terus dilakukan sehingga berbagai persoalan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat dapat ditangani secara bersama-sama.
Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan lancar.(rud/KP)












