Stok Beras Nasional Capai 26 Juta Ton, Pemerintah Pastikan Aman Hadapi Kemarau dan Ancaman El Nino

JAKARTA, KALTIM PERS- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok beras nasional dalam kondisi aman untuk menghadapi musim kemarau serta potensi dampak fenomena El Nino pada 2026. Total ketersediaan beras nasional saat ini diperkirakan mencapai 26 juta ton, sehingga dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.

Amran menjelaskan, stok tersebut berasal dari berbagai sumber. Cadangan beras pemerintah yang tersimpan di gudang Perum Bulog mencapai sekitar 5,2 juta ton, menjadi salah satu cadangan terbesar yang pernah dimiliki pemerintah.

Selain itu, terdapat sekitar 10 juta ton beras yang masih berada dalam fase pertanaman (standing crop) di lahan petani. Sementara sekitar 10,8 juta ton lainnya berada di sektor hotel, restoran, katering (horeka), serta rumah tangga.

Menurut Amran, dengan rata-rata konsumsi beras nasional sekitar 2,6 juta ton per bulan, total ketersediaan tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat selama sekitar 10 bulan atau hingga Mei 2027.

Pemerintah juga telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak musim kemarau maupun kemungkinan El Nino terhadap produksi pangan. Langkah tersebut mencakup penguatan cadangan pangan, percepatan tanam di sejumlah daerah, serta pengawasan distribusi agar pasokan tetap terjaga.

Amran mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan maupun khawatir terhadap ketersediaan beras. Menurut dia, pemerintah terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi produksi pangan agar pasokan tetap stabil di seluruh wilayah Indonesia.

Pemerintah optimistis kombinasi stok cadangan Bulog, hasil panen yang masih berjalan, serta ketersediaan beras di masyarakat akan menjadi penyangga utama dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di tengah potensi cuaca ekstrem pada 2026. (rud/KP),!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *