SENDAWAR, KALTIM PERS – Pendiri Lembaga Presidium Dewan Adat (PDA) Kabupaten Kutai Barat, Ismael Thomas, berharap organisasi adat tersebut kembali memainkan peran strategis setelah aktif lagi di bawah kepemimpinan Ketua PDA Yurang.
Harapan itu disampaikan Ismael saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 PDA di Kantor PDA, Kompleks Taman Budaya Sendawar, Selasa, 21 Juli. Menurut dia, aktifnya kembali kepengurusan PDA menjadi momentum penting setelah organisasi itu sempat vakum hampir satu dekade.
“Saya ucapkan selamat dan bersyukur. Ketua PDA, Yurang, beserta jajarannya bisa kembali menggerakkan roda organisasi PDA,” kata Ismael.
Mantan Bupati Kutai Barat dua periode itu menilai usia seperempat abad menjadi titik penting bagi PDA untuk memperkuat fungsi sebagai lembaga yang mengayomi masyarakat adat sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan adat istiadat di Kutai Barat.
Menurut Ismael, PDA tidak hanya bertugas menjaga kelestarian budaya, tetapi juga harus memperkuat koordinasi dengan para kepala adat di tingkat kecamatan dan kampung. Langkah itu dinilai penting untuk memperkokoh eksistensi masyarakat adat di Kutai Barat.
Selain bidang adat, Ismael mendorong PDA memperluas perannya dalam pelestarian lingkungan. Ia mengatakan perlindungan terhadap kekayaan alam merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga identitas budaya masyarakat adat.
“Saat ini banyak tumbuhan asli Kubar, misalnya tanaman buah-buahan atau binatang khas Kubar, sudah sulit ditemukan,” ujarnya.
Karena itu, ia berharap PDA dapat membangun sinergi antara pelestarian adat dan konservasi lingkungan agar kekayaan budaya serta keanekaragaman hayati Kutai Barat tetap terjaga bagi generasi mendatang.

Peringatan HUT ke-25 PDA sekaligus menandai kebangkitan organisasi tersebut setelah mengalami kevakuman sejak 2016 hingga awal 2025. Dengan kembali aktifnya kelembagaan adat itu, peran masyarakat adat diharapkan semakin kuat dalam mendukung pembangunan daerah, baik melalui pelestarian budaya maupun perlindungan lingkungan.(adv/diskominfokubar)












