SENDAWAR, KALTIM PERS – Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyambut baik dibukanya penerbangan Wings Air rute Samarinda–Melalan. Kehadiran layanan transportasi udara tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat konektivitas, mempermudah mobilitas masyarakat, serta membuka peluang ekonomi bagi Kutai Barat.
Frederick menyampaikan hal itu saat menyambut Direktur Safety Wings Air Yus Susianto pada penerbangan perdana di Bandara Melalan, Rabu, 17 Juni 2026.
Pesawat berkapasitas sekitar 65 penumpang itu melayani penerbangan setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Keberangkatan dari Samarinda dijadwalkan pukul 09.05 WITA dan tiba di Melalan pukul 09.50 WITA. Sementara penerbangan dari Melalan berangkat pukul 10.15 WITA dan tiba di Samarinda pukul 10.55 WITA.
Harga tiket dari Melalan menuju Samarinda sekitar Rp980 ribu, sedangkan rute Samarinda–Melalan sekitar Rp1,029 juta.
Menurut Frederick, masyarakat perlu memanfaatkan layanan tersebut agar penerbangan dapat terus beroperasi dan berkembang. Semakin tinggi tingkat keterisian penumpang, semakin besar peluang penambahan jadwal penerbangan pada masa mendatang.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas III Melalan Bernard Repelita Purba mengatakan minat penumpang masih cukup tinggi. Pada penerbangan Jumat, 19 Juni 2026, tercatat sebanyak 55 penumpang menggunakan layanan tersebut.
Sebagian besar penumpang berasal dari kalangan pekerja pertambangan, disusul pejabat dan masyarakat umum. Rute ini juga terhubung dengan penerbangan Banjarmasin–Samarinda–Melalan dan sebaliknya.
Bernard menjelaskan, keberlanjutan penerbangan sangat bergantung pada tingkat keterisian. Apabila jumlah penumpang pulang pergi berada di bawah 70 persen, operasional rute akan menghadapi tantangan.
Bandara Melalan dinilai telah memadai untuk pesawat Wings Air, dengan landasan sepanjang 1.300 meter dan lebar 30 meter. Namun, faktor cuaca tetap menjadi perhatian. Jarak pandang minimal tiga kilometer diperlukan untuk menjamin keselamatan penerbangan.
Pemerintah daerah berharap masyarakat, pelaku usaha, dan instansi dapat bersama-sama mendukung keberlanjutan rute tersebut. (rud/adv/diskominfokubar)












