KSOP Menunggu Kajian, Keluhan Konvoi Ponton Padati Mahakam di Penyinggahan

SENDAWAR, KALTIM PERS— Padatnya lalu lintas ponton batubara di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mahakam mulai mengganggu aktivitas transportasi masyarakat. Camat Penyinggahan, Edi Murhamdi, mengatakan dalam satu konvoi dapat melintas sekitar 5 hingga 10 ponton dengan jarak yang nyaris tanpa jeda.

Menurut Edi, persoalan semakin terasa ketika konvoi ponton berpapasan hingga memenuhi alur sungai. “Kondisi itu ditambah adanya tugboat yang saling menyalip, sehingga masyarakat mengalami kesulitan ketika hendak menyeberang maupun berlalu lintas menggunakan transportasi sungai,”kata Edi.

Yuliansyah, selaku Kasi Keselamatan Berlayar KSOP Kelas I Samarinda, mengatakan perlu dilakukan kajian untuk penataan alur pelayaran ponton di DAS Mahakam. “Dinas Perhubungan juga diharapkan membuat laporan sebagai bahan penataan, termasuk menentukan kawasan tambat ponton, agar aktivitas angkutan batubara dan transportasi masyarakat dapat berjalan lebih tertib dan sinergis,” kata Yuliansyah.

Penataan tersebut juga membutuhkan koordinasi dengan Polairud, khususnya dalam menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran. Dengan pengaturan alur dan kawasan tambat yang jelas, kepadatan ponton diharapkan dapat dikendalikan sekaligus memberikan ruang yang aman bagi transportasi masyarakat di Sungai Mahakam. (rud/KP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *