69,87 Hektare Sawah Rakyat di Penawai Ditanami Padi

SENDAWAR, KALTIM PERS— Sebanyak 69,87 hektare lahan cetak sawah rakyat di Kampung Penawai, Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur, mulai ditanami padi.

Penanaman perdana yang berlangsung Kamis (13/8/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Kodim 0912/KBR bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dan masyarakat Kampung Penawai. Hadir dalam kegiatan itu Lettu Inf Wahyudi mewakili Kodim 0912/KBR, Sekretaris Kecamatan Bongan Kristianto, Petinggi Kampung Penawai Nasir, serta masyarakat setempat.

Kepala Dinas Pertanian Kutai Barat Stepanus Alexander Samson yang mewakili Bupati Kutai Barat mengatakan, pemerintah daerah mengapresiasi keterlibatan TNI dalam pelaksanaan program cetak sawah rakyat.

Menurut Samson, pembukaan lahan pertanian baru tersebut menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan Kodim 0912/KBR dalam mendorong peningkatan produksi pangan.

“Penanaman perdana hari ini membuktikan sinergitas Pemkab Kutai Barat dan Kodim 0912/KBR bukan hanya sekadar siap mendukung di atas kertas, tetapi siap bekerja keras mengolah tanah dan membuktikan potensi besar pertanian Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” kata Samson.

Pendampingan petani

Samson mengatakan, tantangan setelah pencetakan sawah bukan hanya memastikan lahan dapat ditanami, tetapi juga menjaga agar lahan tersebut tetap produktif dalam jangka panjang.

Karena itu, ia meminta pendampingan terhadap petani dilakukan secara berkelanjutan. Dinas Pertanian bersama tenaga penyuluh diminta memberikan pendampingan teknis kepada kelompok tani, termasuk mendorong pemanfaatan teknologi pertanian.

Menurut dia, pemanfaatan teknologi dan pendampingan yang konsisten diperlukan untuk meningkatkan produktivitas lahan sekaligus mendukung kesejahteraan petani.

“Rawatlah lahan sawah yang sudah dicetak ini dengan sungguh-sungguh. Sawah ini adalah aset masa depan yang akan menggerakkan roda ekonomi keluarga sekaligus lumbung pangan kampung kita,” ujarnya.

Selain petani, pemerintah kecamatan dan pemerintah kampung diharapkan turut menjaga tata kelola air serta infrastruktur pendukung kawasan persawahan.

Diharapkan jadi lumbung pangan

Penanaman perdana dilakukan secara simbolis oleh para tamu undangan bersama masyarakat Kampung Penawai.

Pemerintah berharap program cetak sawah rakyat tersebut tidak berhenti pada pembukaan lahan dan penanaman perdana. Lahan yang telah dicetak diharapkan dapat dikelola secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan luas areal pertanian produktif di Kutai Barat.

Dengan bertambahnya areal persawahan, program tersebut diharapkan dapat meningkatkan produksi pangan sekaligus memberikan dampak terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kampung Penawai.(sugih/adv/diskominfokubar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *