Gilbert – FX Yapan, “Mesin Kuat” Pemenang Pemilu 2029

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep (empat kiri) FX Yapan (tiga kiri) sebagai Dewan Pembina DPD PSI Kubar Rakorwil PSI Kaltim di Ballroom Hotel Fugo, Samarinda, Provinsi Kaltim, Sabtu, 20 Juni 2026.

SAMARINDA, KALTIM PERS – Kancah politik di Kubar, bakal seru jelang Pemilu 2029. Dua partai yang memiliki “kekuasaan” di Bumi Tanaa Purai Ngeriman bakal berebut suara terbanyak. Yakni antara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan PDI Perjuangan.

Kuatnya DPD PSI Kubar diketaui Agus Herawan berpindah Gilbert Singo Yuda, putra mantan Bupati Kubar FX Yapan. Sebelumnya, FX Yapan bergabung di PDIP dan tiga periode ketua DPRD Kubar dari PDIP. Memutuskan, FX Yapan sebagai Dewan Pembina DPD PSI Kubar.  

Yang bakal seru, lawannya adalah DPC PDIP Kubar diketuai oleh Frederick Edwin yang juga Bupati Kubar. Sebanyak 6 kursi PDIP dari 25 kursi kuota DPRD Kubar, 2024-2029. Hasil pemilu 2024. Sementara PSI tidak mendapatkan kursi. Karena belum dipimpin kedua figur kuat tersebut.

Ketua Dewan Pembina PSI adalah mantan presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi. Kedekatan Jokowi dan FX Yapan, terlihat ketika datang ke Kubar, pada 3 November 2023. Hadir acara Festival Dangai Ehau atau HUT ke-24 Kubar, di Alun-Alun Itho Kubar.

Dilaman, kaltim.tribunnews.com, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, memasang target tinggi bagi seluruh kadernya di Kaltim untuk memenangkan kursi legislatif pada Pemilu 2029. Target ambisius ini ditegaskan Kaesang saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Kaltim di Ballroom Hotel Fugo, Samarinda, Provinsi Kaltim, Sabtu, 20 Juni 2026.

Dalam forum yang sekaligus dirangkai dengan pelantikan pengurus DPW dan DPD se-Kaltim ini, Kaesang Pangaep, memberikan apresiasi sekaligus evaluasi tajam terhadap kinerja organisasi. Kaesang Pangarep adalah putra bungsu dari mantan Presiden Indonesia Joko Widodo dan Iriana. Lahir di Surakarta, pada 25 Desember 1994.

Ketua DPD PSI Kubar, Gilbert mengatakan, PSI Kubar membuka ruang kolaborasi bagi seluruh tokoh masyarakat, yang memiliki komitmen terhadap pembangunan daerah, dan semangat perubahan politik yang lebih progresif.

Sementara itu, Ketua DPW PSI Kaltim Andi Adi Wijaya, melaporkan lonjakan basis massa yang signifikan. Hingga pertengahan 2026, jumlah kader PSI di Kaltim telah menembus angka 11 ribu orang lebih.

Andi menyebut keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi “bahan bakar” baru bagi kader untuk memperkuat akar rumput. Ia memastikan komitmen PSI Kaltim adalah mengawal pemerataan pembangunan yang telah diletakkan oleh Joko Widodo. “Kami bersemangat menjadi pemenang pemilu untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Kaltim,” tutur Andi. (rud/KP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *