SENDAWAR, KALTIM PERS– Sebanyak 10 warga Kampung Muara Beloan mengakui senang. Jika selama ini “menderita” jika hujan sulit tidur. Karena atap rumahnya bocor. Dinding rumah rusak. Belum lagi, lantai rumah banyak yang rapuh. Keterbatasan ekonomi inilah menjadi kebanggaan, setelah Petinggi Muara Beloan Rudy Suhartono berhasil memperjuangkan rehab kepada 10 warga tersebut kepada Pemkab Kutai Barat (Kubar).
Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kubar, pelaksana rehab rumah melalui Kodim 0912/Kubar tersebut melalui anggaran 2026. Tatap muka bertajuk sosialisasi terhadap kegiatan rehab rumah di BPU Muara Beloan, Selasa, 19 Mei 2026. Hadir Kabag Perumahan Disperkimtan Kubar, Pemilu, Petinggi Muara Beloan, Rudy Suhartono, para aparat pemerintah kampung serta 10 warga yang mendapatkan bantuan rehab rumah tersebut.

Duyin, warga RT 1 Kampung Muara Beloan yang mendapatkan bantuan rehab rumah mengucapkan ribuan terima kasih. Khususnya kepada Bupati Kubar Frederick Edwin yang telah mewujudkannya. “Kami berterima kasih sekali kepala pak Bupati,” kata Duyin. Hal senada dikatakan Hernani, warga RT 4 Kampung Muara Beloan. Yang juga mendapatkan bantuan serupa.
“Kami juga berterima kasih kepada Pak Petinggi Muara Beloan yang tak hentinya berjuang hingga diwujudkan 2026 ini,” kata Hernani. Warga yang mendapatkan bantuan tersebut menaruh harapan kepada Petinggi Muara Beloan Rudy Suhartono, terus berjuang demi masyarakat dan sudah banyak yang dirasakan.
“Kami juga telah merasakan selama kepemimpinan Pak Haji (Rudy Suhartono) banyak pembangunan yang dirasakan masyarakat,” kata Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) Muara Beloan, Herpandi. Demikian pula ditegaskan, Kepala Adat Muara Beloan, Rusli.
Petinggi Muara Beloan, bukan banyak bicara. Melainkan banyak pembangunan yang sudah dilakukan. Meski mengaku prihatin. Akhir-akhir ini ada segelintir orang yang menyudutkan negatif dengan tuduhan fitnah dengan cara memposting di media sosial (medsos). “Kami siap terdepan mendukung pak petinggi untuk terus bekarya membangun Muara Beloan,” tegas Rusli yang mengecam perbuatan segelintir orang yang memfitnah kepada Petinggi Muara Beloan di medsos.
Terpisah, Petinggi Muara Beloan Rudy Suhartono tidak begitu memikirkan terhadap ada segelintir orang yang menyudutkan negatif. Hingga dengan memaksakan kehendak, melakukan cara tidak pantas memviralkan negatif di medsos berbau fitnah. “Biar saja ada segelintir orang yang menjelekkan saya. Kita serahkan semuanya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Saya hanya berfokus membangun Muara Beloan. Tidak puas bisa berbertemu saya untuk lebih mendalam apa saja yang sudah dilakukan di Beloan, selama ini,” kata Rudy, yang begitu sabar atas tuduhan fitnah tersebut. (adv/KP)












