Viral Jalan Semenisasi Disebut Rusak Sebulan di Long Iram, Ternyata Tidak Benar ?

Semenisasi badan yang disebut rusak ternyata tidak benar. Lokasinya bukan di Long Iram, melainkan di Tering. Semestinya medsos jangan mudah memberikan informasi tanpa konfirmasi. Ini jadi berita bohong dan disesalkan pihak pemerintah di Kecamatan Long Iram.

SENDAWAR, KALTIM PERS – Informasi yang beredar di media sosial TikTok mengenai proyek semenisasi jalan di Kecamatan Long Iram yang disebut rusak hanya sebulan setelah dikerjakan, dipastikan tidak benar.

Kesalahan utama dalam informasi tersebut adalah lokasi proyek. Ruas jalan yang dimaksud berada di wilayah Kecamatan Tering, tepatnya menghubungkan Kampung Tering Ilir dengan Kampung Tering Ulu. Jalan tersebut merupakan akses yang juga terkoneksi dengan Kecamatan Long Iram.

Selain itu, proyek semenisasi tersebut bukan merupakan pekerjaan Pemerintah Kampung, melainkan dibiayai melalui anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.

“Informasi itu tidak benar. Lokasinya bukan di Long Iram, tetapi di Tering. Jangan asal menyampaikan informasi,” tegas Petinggi Long Iram, Rudianda, kepada Kaltim Pers, Senin (27/7/2026).

Pernyataan tersebut juga dibenarkan Camat Long Iram, Burhanuddin, dalam kesempatan terpisah.

Menurutnya, penyebaran informasi tanpa konfirmasi dapat menimbulkan persepsi negatif di masyarakat. Selain salah menyebut lokasi, informasi tersebut juga keliru karena mengaitkan proyek dengan anggaran pemerintah kampung, padahal proyek itu merupakan kegiatan Dinas PUPR Kutai Barat.

Burhanuddin menjelaskan, terdapat dua jalur akses masyarakat Long Iram menuju ibu kota Kabupaten Kutai Barat. Jalur pertama melalui Kampung Long Iram Ilir menuju Kampung Purworejo, Kecamatan Tering, yang dapat dilalui kendaraan roda empat. Sementara jalur kedua melalui Kampung Tering Ulu dan Kampung Tering Ilir lebih banyak digunakan pengendara roda dua karena kondisi jalan masih mengalami kerusakan di sejumlah titik serta terjadi penyempitan badan jalan sehingga sulit dilalui kendaraan roda empat.

Sementara itu, Camat Tering, Yosep Ngau, mengatakan proyek semenisasi jalan dari Kampung Tering Ilir menuju Kampung Tering Ulu bertujuan mempermudah mobilitas masyarakat di kedua kampung sekaligus memperlancar akses menuju Kecamatan Long Iram.

Sebelum dilakukan semenisasi, kondisi badan jalan yang masih berupa tanah mengalami kerusakan sehingga menyulitkan aktivitas warga.

“Hingga kini akses jalan tersebut sangat membantu masyarakat Long Iram menuju ibu kota kabupaten melalui jasa kapal feri penyeberangan di Kampung Tering Seberang dari Kampung Tering Ilir maupun Tering Ulu,” ujar Yosep.

Ia berharap pembangunan semenisasi jalan dapat terus dilanjutkan agar akses transportasi masyarakat semakin baik.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kutai Barat, Michael Hermawan, belum dapat dimintai konfirmasi terkait persoalan tersebut. Nomor telepon selulernya belum merespons saat dihubungi.

Berdasarkan informasi dari salah seorang pegawai Dinas PUPR Kutai Barat, saat itu seluruh kepala bidang tengah mengikuti rapat internal yang dipimpin Kepala Dinas PUPR Kutai Barat, Pilip. Rapat tersebut juga membahas persoalan proyek semenisasi jalan yang menjadi sorotan di media sosial. (ton/KP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *