SENDAWAR, KALTIM PERS – Di tengah menurun tajamnya, alokasi dana di kampung, perlu terobosan menjadi kerja sama antar kampung. Khususnya dibidang ekonomi yang dapat menjalin kerja sama antara Badan Usaha Milik Kampung (BUMKA).
Hal ini dilakukan Pemerintah Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu melakukan kunjungan kerja sama ke Kampung Muara Ohong, Kecamatan Jempang, Kamis, 16 April 2026. Secara sosial budaya atau mata pencaharian nelayan, serupa di dua kampung tersebut. Usaha utamanya, adalah penghasil ikan air tawar.
Kunjungan kerja sama ini disambut Pemerintah Muara Ohong diakhiri makan siang bersama. Penuh kekeluargaan.
Selain perikanan, warga Muara Ohong juga tengah menyasar pembukaan perkebunan kelapa sawit. Terbilang sukses. Akses selain jalur sungai. Kini tengah menjadi usulan peningkatan pembangunan jalan darat. Bahkan instalasi jaringan tegangan tinggi PLN pun sudah membentang ke pemukiman warga. Tak lama lagi akan menikmati listrik plat merah tersebut. Jika selama ini menggunakan genset/diesel sendiri.
Bahkan, ratusan rumah berada di hamparan rawa yang dibelah alur sungai itu, memiliki ciri khas khusus. Sejumlah rumah warga terlihat megah. Meski material kayu. Ini menandakan adanya pergerakan ekonomi yang lebih baik bagi warganya.
Intinya, selama kepemimpinan Kampung Muara Ohong dijabat oleh Aliansyah, cukup banyak kemajuan. Hal ini salah satu daya tarik Muara Beloan mengunjungi dan menawarkan menjalin kerja sama dengan Kampung Muara Ohong.
KERJA SAMA
Dalam pertemuan di Kantor Kepala Kampung Muara Ohong, Rudy Suhartono selaku Petinggi Muara Beloan tancap gas. Menyampaikan sejumlah usulan kerja sama melalui BUMKA. Diantaranya, kerja sama usaha percetakan atau alat tulis kantor (ATK), pelet (pakan ikan), bahan pokok, angkutan kapal motor, garam curah (garam ikan asin) dan pengadaan atau kerja sama usaha depo air minum isi ulang dengan harga khusus. “Karena warga Muara Ohong untuk mendapatkan air minum isi ulang yang layak harus membeli di kampung tetangga yakni Kampung Tanjung Jone,” kata Rudy. Kunjungan ini Petinggi Muara Beloan menyertakan Ketua BPK Muara Beloan Herpandi, Kaur Keuangan Deby, Kasi Perencanaan Lufi Pernandes, Kasi Kesra Raudah, dan Ketua TP PKK Vherra Solita.
Intinya, kerja sama ini saling menguntungkan. Di sisi lain, warga tidak terbebani dengan harga jual yang diupayakan tidak memberatkan/mahal.”Kami bersyukur dari kerja sama usaha yang ditawarkan ada beberapa hal berminat. Namun ini semua dikembalikan atas kebijakan Petinggi Muara Ohong nantinya. Mudah-mudahan ada jodohnya,” kata Rudy, mantan Komisioner KPU Kubar dan Bawaslu Kubar.
Sementara itu, dibalik penawaran kerja sama ini, Muara Beloan tertarik dengan mulai ramainya sejumlah warga Muara Ohong membuka perkebunan kelapa sawit. “Kami juga turut tertarik. Karena Muara Beloan juga sudah menyiapkan lahan untuk 178 kepala keluarga. Per kepala keluarga diberikan lahan seluas 2 hektar di kawasan RT 3 dan RT 4 Muara Beloan. “Lahan ini akan dibuka tanam pohon kratom atau kedemba (Mitragyna Speciosa) dan nantinya tumpang sari dengan pohon sawit,” terangnya. Kerja sama ini nanti bagi Muara Beloan, melihat lebih dekat di Muara Ohong, cara membuat bibit, merawat hingga panen Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. (rud/KP)












