Kebakaran Hanguskan 6 Rumah dan 2 Rumah Walet di Lembonah, Kerugian Rp 900 Juta

SENDAWAR, KALTIM PERS – Kebakaran menghanguskan enam rumah warga dan dua rumah burung walet di Kampung Lembonah, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, Rabu (12/8/2026) malam.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.00 Wita di wilayah RT 03 Kampung Lembonah. Api diduga dengan cepat membesar hingga merambat ke sejumlah bangunan di sekitar lokasi.

Kepala Kampung Lembonah Musmuliyadi mengatakan, enam rumah yang terbakar merupakan milik Poyong (50), Rimpat (52), Arkadius Kadi (45), Cul (35), Roby (35), dan Wating (50).

Selain rumah warga, dua bangunan yang digunakan sebagai rumah burung walet juga turut hangus terbakar.

Berdasarkan keterangan saksi, Yapogus (49), api pertama kali terlihat dari bagian belakang rumah Poyong.

Saat kebakaran terjadi, rumah tersebut dalam keadaan kosong. Pemilik rumah diketahui sedang menghadiri acara Rijok.

“Yapogus kemudian meminta bantuan Aday dan warga sekitar untuk melakukan upaya pemadaman secara manual sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba,” demikian laporan Kepala Kampung Lembonah.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 21.30 Wita. Pemadaman melibatkan sejumlah unsur, yakni Damkar Kampung Tanjung Isuy tiga unit, Damkar Muara Tae satu unit, Damkar Brigif satu unit, Damkar Yonif TP satu unit, dan Damkar Kampung Siluq Ngurai satu unit.

Personel Koramil 0912-09 Tanjung Isuy sebanyak empat orang dan Polsek Jempang tujuh orang juga turut membantu proses pemadaman. Selain itu, sekitar 100 warga Kampung Lembonah ikut bergotong royong memadamkan api.

Setelah berjibaku selama sekitar 45 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 22.15 Wita. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp 900 juta, terdiri atas kerusakan enam rumah warga dan dua rumah burung walet.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Aparat terkait masih melakukan pendataan dan penanganan setelah kebakaran.

Kepala Kampung Lembonah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, termasuk memastikan kondisi rumah sebelum ditinggalkan.(rud/KP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *