SENDAWAR, KALTIM PERS– Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Timur di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) diharapkan tidak berhenti sebagai ajang pamer inovasi. Forum tersebut didorong menjadi wadah mempertemukan inovator dengan mitra usaha dan buyer sehingga hasil inovasi dapat diproduksi secara lebih luas dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Harapan itu disampaikan Bupati Kutai Barat Frederick Edwin saat menghadiri Gala Dinner TTG XII Tingkat Provinsi Kaltim 2026 di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Kantor Bupati Kubar, Senin (20/7).
Frederick menegaskan, teknologi tepat guna tidak harus rumit maupun membutuhkan biaya besar. Menurutnya, teknologi yang benar-benar dibutuhkan masyarakat adalah inovasi yang sederhana, mudah diterapkan, ramah lingkungan, serta mampu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat di kampung dan desa.
“Teknologi tepat guna harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” ujarnya.
Ia berharap penyelenggaraan TTG XII mampu melahirkan berbagai inovasi yang mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain itu, gala dinner menjadi momentum mempererat hubungan antardaerah sebelum seluruh rangkaian kegiatan dimulai.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim Siti Sugiyanti yang mewakili Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan bahwa tujuan utama TTG bukan sekadar mencari pemenang lomba, melainkan membangun jejaring antarinovator dengan dunia usaha.
“Yang terpenting bukan siapa juaranya, tetapi bagaimana peserta memperoleh mitra dan buyer sehingga inovasi yang dihasilkan dapat diproduksi lebih banyak dan memberikan manfaat yang lebih luas,” katanya.
Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperluas jaringan kerja sama. Menurutnya, inovasi yang belum dibutuhkan di satu daerah bisa menjadi solusi bagi daerah lain apabila dipertemukan dengan mitra yang tepat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kubar Erlinsiana mengatakan, gala dinner menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, inovator, serta para pemangku kepentingan dalam pengembangan teknologi tepat guna di Kalimantan Timur.
TTG XII mengangkat tema “Inovasi Teknologi Tepat Guna untuk Kemandirian dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kaltim.” Kegiatan ini berlangsung pada 21–23 Juli 2026 di Taman Budaya Sendawar dan diikuti sekitar 250 peserta dari sembilan kabupaten/kota se-Kaltim. Peserta berasal dari unsur pemerintah, akademisi, pengelola Posyantek, pelaku usaha, media, serta mitra pembangunan.

Melalui forum tersebut, pemerintah berharap proses hilirisasi inovasi dapat dipercepat sehingga berbagai teknologi yang lahir tidak hanya menjadi karya pameran, tetapi benar-benar diterapkan dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. (yan/adv/diskominfokubar)












