KUTAI BARAT, KALTIM PERS— Setelah PT PLN ULP Melak mengumumkan pemadaman listrik sementara pada Sabtu (31/10/2026), kini giliran Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDAM) Tirta Sendawar mengumumkan penghentian sementara distribusi air bersih kepada pelanggan di wilayah Kota Sendawar, Kabupaten Kutai Barat.
Penghentian distribusi air tersebut berkaitan dengan pekerjaan penyambungan jaringan listrik (jumper) dan integrasi mesin pembangkit tambahan berkapasitas 5 megawatt (MW) yang dilaksanakan PLN. Pekerjaan itu dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WITA.
Informasi tersebut disampaikan melalui pengumuman resmi PERUMDAM Tirta Sendawar Nomor 690/1061/PERUMDAM-KB/X/2026 tertanggal 30 Oktober 2026. Dalam pengumuman itu dijelaskan, pendistribusian air ke wilayah Kota Sendawar dihentikan sementara selama proses pekerjaan kelistrikan berlangsung.
Direktur PERUMDAM Tirta Sendawar, Untung Surapati mengimbau seluruh pelanggan agar menampung dan menyediakan persediaan air secukupnya sebelum penghentian distribusi dilakukan. “Langkah tersebut diperlukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih selama pelayanan distribusi mengalami gangguan sementara,”kata Untung.
Penghentian sementara pasokan listrik dan distribusi air ini menjadi perhatian masyarakat, mengingat listrik dan air bersih merupakan kebutuhan utama sehari-hari. Pelanggan diimbau mengatur penggunaan persediaan air hingga proses pekerjaan kelistrikan selesai dan distribusi air kembali berjalan normal.(rud/KP)












