KUTAI BARAT, KALTIM PERS — Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menjadwalkan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-18 tingkat kabupaten pada 9–13 November 2026. Kecamatan Melak menjadi tuan rumah kegiatan tersebut, dengan panggung utama berlokasi di Islamic Center Kutai Barat. Penyelenggaraan ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan daerah menghadapi MTQ ke-47 tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada 2027.

Camat Melak, Asrin Surianto yang ditunjuk sebagai ketua pelaksana, mengatakan panitia terus mematangkan persiapan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepala sekolah. Penyesuaian jadwal diperlukan karena sebagian besar peserta merupakan pelajar yang harus mengikuti kegiatan belajar dan ujian sekolah.
Panitia memperkirakan sekitar 14 kafilah dari seluruh kecamatan di Kutai Barat akan mengikuti MTQ ke-18 tersebut. Setiap kecamatan diharapkan mempersiapkan peserta terbaik untuk mengikuti berbagai cabang perlombaan.”Kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan kemampuan membaca, memahami, dan menghayati Al Quran di tingkat kabupaten,” kata mantan Camat Muara Pahu.
Selain perlombaan, MTQ direncanakan dimeriahkan dengan pertunjukan kesenian daerah bernuansa religi. Kegiatan tersebut diharapkan menambah semarak penyelenggaraan sekaligus menjadi sarana pelestarian seni dan budaya lokal yang selaras dengan nilai-nilai keagamaan. Panitia terus berkoordinasi agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar.
Sebelumnya, MTQ tingkat kabupaten digelar di Muara Pahu pada 2023, Long Iram pada 2024, dan Penyinggahan pada 2025. Pada 2026, Kecamatan Melak menjadi lokasi penyelenggaraan MTQ ke-18. Selain sebagai agenda keagamaan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mematangkan kesiapan Kutai Barat sebagai tuan rumah MTQ ke-47 tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada 2027.(adv/tim MTQ/KP)










