SENDAWAR, Mediaoke.id – Anggota DPRD Kutai Barat, Sadli, mendorong kegiatan kampung tidak terus bergantung pada iuran atau sumbangan warga. Pemerintah kampung diminta aktif memperjuangkan dukungan anggaran pemerintah dan membuka kolaborasi dengan pihak lain.
Hal itu disampaikannya dalam pertemuan persiapan HUT ke-113 Kampung Muara Benangaq dan Festival Pasir Putih di Kantor Petinggi Muara Benangaq, Rabu (23/9/2026) malam.
“Saya selalu berharap semua kegiatan, baik tingkat RT, kampung, apalagi kecamatan, kita tidak lagi selalu membebani masyarakat dengan iuran atau sumbangan,” ujar Sadli.
Menurut Bendahara DPC Gerindra Kubar tersebut, dukungan pemerintah perlu diperjuangkan melalui perencanaan yang matang dan komunikasi berkelanjutan. Ia meminta masyarakat tidak menyerah ketika usulan belum terealisasi pada pengajuan pertama.
Sadli juga berharap perayaan HUT dan festival mampu menggerakkan ekonomi warga. Kegiatan yang menarik pengunjung dari luar kampung dinilai dapat membuka peluang bagi UMKM, pedagang makanan dan minuman, hingga jasa penyeberangan.
Potensi Pantai Pasir Putih, menurutnya, perlu dimanfaatkan melalui kegiatan olahraga, seni, dan kreativitas pemuda dengan tetap mempertahankan adat serta budaya setempat.
Selain pembiayaan kegiatan, Sadli menyoroti kebutuhan peningkatan fasilitas lapangan voli. Ia berharap usulan tersebut dapat diperjuangkan pada tahun berikutnya sesuai proses perencanaan dan penganggaran, termasuk penambahan pagar pengaman apabila anggaran memungkinkan.
Sementara itu, Petinggi Muara Benangaq, Mastomo, mengapresiasi kehadiran Sadli yang membuka peluang dukungan festival melalui jalur aspirasi DPRD.
Dalam pertemuan tersebut, dukungan untuk HUT dan festival disebut mencapai Rp100 juta. Mastomo berharap dukungan itu dimanfaatkan secara tepat untuk kegiatan yang diminati masyarakat.
Ia meminta panitia segera mempublikasikan jenis kegiatan agar minat peserta dapat diketahui dan rencana acara dievaluasi bila diperlukan. (man)












