SENDAWAR, KALTIM PERS – Satuan Samapta Polres Kutai Barat menggelar latihan Pengendalian Massa (Dalmas) Lanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kegiatan diawali dengan apel fungsi pagi di halaman Markas Polres Kutai Barat, Rabu, 22 Juli 2026.
Sebanyak 43 personel Sat Samapta mengikuti latihan yang dimulai pukul 08.30 WITA. Latihan dipimpin oleh tim pelatih internal yang terdiri atas Aiptu Ahmad Robin, Aiptu Saiful Bahri, Aiptu Dwi Joko, Aipda Edi Purnomo, Aipda Hendrik Cahyono, dan Aipda Rahman Hadi Purnomo. Kegiatan berada di bawah penanggung jawab Iptu Nurman Syarip dan Iptu Sudarto.
Dalam latihan tersebut, personel mempraktikkan tiga formasi Dalmas Lanjut, yakni formasi bersaf, formasi banjar tiga, dan formasi paruh lembing kiri. Ketiga formasi itu merupakan bagian dari teknik pengendalian massa yang digunakan kepolisian untuk menjaga situasi tetap kondusif saat menghadapi aksi unjuk rasa maupun gangguan ketertiban lainnya.
Kapolres Kutai Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Haris Kurniawan melalui Kepala Satuan Samapta mengatakan latihan rutin diperlukan untuk menjaga kemampuan personel agar tetap sesuai dengan standar operasional yang berlaku. Menurut dia, kesiapan personel tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan peralatan, tetapi juga disiplin, koordinasi, dan kekompakan saat menjalankan tugas di lapangan.
“Latihan ini bertujuan memastikan personel selalu siap dan profesional dalam penanganan aksi unjuk rasa. Seluruh gerakan harus mengacu pada tahapan Dalmas sesuai Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian,” kata Kasat Samapta menyampaikan pesan Kapolres.
Latihan Dalmas menjadi salah satu agenda pembinaan fungsi Samapta yang dilaksanakan secara berkala. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan tersebut juga bertujuan membangun keseragaman gerakan dan memperkuat koordinasi antarpersonel ketika menghadapi situasi yang membutuhkan respons cepat.
Kegiatan berlangsung hingga selesai dalam kondisi aman dan tertib. Cuaca cerah selama pelaksanaan latihan mendukung seluruh rangkaian kegiatan sehingga setiap materi dapat dipraktikkan sesuai skenario yang telah disiapkan oleh tim pelatih. (ton/KP)












