SENDAWAR, KALTIM PERS – Aktivitas akun yang diduga dikelola seorang warga Muara Beloan yang berdomisili di Melak kembali menjadi sorotan. Akun tersebut disebut menggunakan nama yang menyerupai Media Kaltim dan sebelumnya telah dipersoalkan karena diduga tidak memiliki hubungan dengan media resmi tersebut. Pihak Media Kaltim juga disebut telah mempertimbangkan langkah hukum terkait penggunaan identitas medianya.
Sejumlah informasi yang disebarkan akun tersebut turut dipertanyakan kebenarannya. Salah satunya menyangkut kondisi sebuah jembatan di Kampung Muara Beloan yang disebut mengalami kerusakan berupa papan patah dan berlubang. “Namun, informasi itu dibantah karena dinilai tidak menggambarkan kondisi jembatan saat diperiksa di lapangan,” katanya.
Kepala Kampung Muara Beloan Rudy Suhartono mengatakan, informasi yang beredar mengenai dirinya maupun kondisi kampung perlu diuji berdasarkan fakta. Ia menduga ada kepentingan tertentu di balik penyebaran informasi tersebut. Rudy menyebut menjelang kontestasi pemilihan petinggi, terdapat ada seseorang warga yang mulai menunjukkan keinginan untuk mencalonkan diri.
Menurut Rudy, dirinya juga menerima laporan warga mengenai adanya pihak yang diduga menyampaikan informasi negatif dari rumah ke rumah hingga melalui media sosial. Ia meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Setiap pihak yang berkepentingan dalam pemilihan petinggi, kata dia, sebaiknya menyampaikan gagasan dan program secara terbuka tanpa menyebarkan tuduhan yang belum dapat dibuktikan. (pol/KP)












