SENDAWAR, KALTIM PERS – Perkembangan teknologi digital membuka peluang semakin luas bagi generasi muda Kutai Barat (Kubar) untuk mengembangkan usaha dan memasarkan produk lokal. Melalui pemanfaatan media digital, produk daerah tidak hanya dapat dikenal di pasar lokal, tetapi juga berpeluang menembus pasar nasional hingga internasional.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati Kubar Nanang Adriani saat membuka Seminar Wirausaha Muda di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Kantor Bupati Kubar, Selasa, 9 Juni 2026.
Seminar mengangkat tema “Meningkatkan Minat Anak Muda untuk Berwirausaha Menuju Kemandirian Ekonomi Daerah Melalui Potensi Lokal”. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari berbagai organisasi kepemudaan dan kalangan pelajar.
Peserta di antaranya berasal dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Gerakan Pramuka, Karang Taruna, siswa SMAN 1 Linggang Bigung, serta SMAN 2 Sendawar.
Dalam sambutannya, Frederick mendorong pemuda Kutai Barat untuk berani mengambil peran sebagai wirausaha. Menurutnya, kegiatan usaha bukan hanya berkaitan dengan upaya memperoleh keuntungan, tetapi juga mencerminkan sikap mandiri, kreatif, inovatif, serta kemampuan menghadirkan produk dan layanan yang dibutuhkan masyarakat.
Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan dalam berwirausaha tidak dapat diraih secara instan. Seorang pelaku usaha membutuhkan proses panjang, ketekunan, kesabaran, kerja keras, kemauan belajar, serta doa agar dapat bertahan menghadapi berbagai tantangan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Barat Gamas Laden berharap seminar tersebut mampu mendorong semakin banyak generasi muda untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.
Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam dunia kewirausahaan dapat menjadi salah satu pilar penting dalam menciptakan lapangan pekerjaan, mengurangi ketergantungan terhadap peluang kerja formal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, tumbuhnya wirausaha muda diharapkan mampu memperkuat perputaran ekonomi daerah. Potensi lokal seperti produk pertanian, kerajinan, kuliner, pariwisata, serta ekonomi kreatif dapat dikembangkan dengan pendekatan modern dan dipasarkan melalui platform digital.
Seminar tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran sekaligus motivasi bagi pemuda agar berani memulai usaha, membangun jejaring, dan berkontribusi dalam mewujudkan kemandirian ekonomi Kutai Barat yang berkelanjutan. (Adv/Diskominfo Kubar)












