KUTAI BARAT, KALTIM PERS — Calon jemaah umrah asal Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, masih menunggu kepastian jadwal keberangkatan menyusul gangguan penerbangan menuju Arab Saudi. Sejumlah maskapai dilaporkan membatalkan atau menyesuaikan jadwal penerbangan setelah perkembangan situasi keamanan pada 9–11 Oktober 2026. Kondisi tersebut juga berpotensi memengaruhi jadwal kepulangan jemaah yang saat ini berada di Tanah Suci.
Salah satu pihak penyelenggara perjalanan umrah menyampaikan, rombongan jemaah yang mereka dampingi telah tiba di Mekkah dan menyelesaikan ibadah umrah. Meski sempat ada jemaah yang mengalami sakit hingga harus mendapatkan penanganan di rumah sakit, perjalanan rombongan secara umum dilaporkan berjalan lancar. Pihak travel terus memantau perkembangan situasi untuk memastikan keselamatan jemaah.
Sejumlah maskapai internasional, seperti Emirates, Etihad Airways, Qatar Airways, Hainan Airlines, dan IndiGo, disebut mengalami pembatalan penerbangan pada rute tertentu. Garuda Indonesia juga dilaporkan melakukan penyesuaian terhadap sebagian penerbangannya. Namun, pembatalan tersebut tidak berlaku untuk seluruh rute sehingga status setiap penerbangan perlu dikonfirmasi langsung kepada maskapai terkait.
Pihak travel kini berkoordinasi untuk memastikan kemungkinan perubahan jadwal maupun penjadwalan ulang penerbangan. Selain kebijakan maskapai, operasional bandara di Arab Saudi, termasuk Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi keberangkatan dan kepulangan jemaah. Karena itu, kepastian perjalanan masih menunggu informasi resmi dari pihak terkait.
Salah satu rombongan umrah dijadwalkan berangkat pada 20 Oktober 2026 dan mencakup calon jemaah dari Kutai Barat. Mereka masih menunggu perkembangan terbaru sebelum memastikan perjalanan. Calon jemaah diimbau memeriksa status penerbangan melalui maskapai dan berkoordinasi dengan penyelenggara perjalanan sebelum menuju bandara, mengingat jadwal dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi operasional dan keamanan.(rud/KP)












