SENDAWAR, KALTIM PERS- Belum ada tenaga kesehatan (nakes) di Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu, Kutai Barat (Kubar) membuat warga kesulitan berobat. Kondisi ini sudah berlangsung 3 tahun, sejak 2023. Namun kembali dijanjikan akan segera ditempatkan 2 nakes (bidan dan perawat) sebelum akhir 2025.
Sementara, kondisi Puskesmas Pembantu (pustu) pada 2025 ini sudah dibangun baru. Jika sebelumnya, kondisinya rusak berat. Akibat tidak adanya nakes ini, terpaksa seorang warga Muara Beloan yang sakit harus berobat ke salah satu klinik di ibu kota kabupaten. Akhirnya pasien tersebut meninggal dunia, setelah dirujuk dan pengobatan di RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS).
Jarak dari Muara Beloan ke ibu kota kabupaten sangat jauh. Sekitar 40 kilometer. Jika hujan jalannya rusak berat. Kondisi saat ini air alur sungai naik. Dari Muara Beloan harus menggunakan perahu ketinting. Dilanjutkan kendaraan darat ke ibu kota kabupaten. ”Hal ini sangat menyulitkan warga. Jika ada nakes di Muara Beloan kan tidak jauh-jauh berobat ke rumah sakit di ibu kota kabupaten,” kata Rudy Suhartono, Kepala Kampung Muara Beloan.
Kondisi pasien yang dirawat jauh-jauh hingga meninggal dunia ini, menjadi keprihatinan bagi pemerintah kampung. Dia berharap, agar pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kubar segera menempatkan nakes di Muara Beloan. Demikian pula kepada Bupati Kubar agar segera melanjutkan semenisasi jalan akses yang kini masih sebagian besar jalan tanah. Dari 9 kilometer, baru sekitar 1,6 km sudah disemenisasi. ”Jadi masih panjang badan jalan tanah jika hujan rusak berat,” terangnya.
Sementara warga hanya mendapatkan pengobatan ketika ada pelayanan kesehatan dari UPTD Puskesmas Muara Pahu. Persoalannya, jika ada warga yang sakit di luar jadwal dari UPTD Puskesmas hal ini yang menjadi kesulitan warga. Apalagi jika sakitnya yang harus segera ditangani nakes. Akhirnya tidak bisa. Konsukensinya harus dirujuk pelayanan kesehatan di Melak atau dirujuk ke RSUD HIS.
Terpisah, Kepala UPTD Puskesmas Muara Pahu Sabirin Noor membenarkan, jika dijanjikan oleh Dinkes ada dua nakes ditempatkan di Muara Beloan. Seorang perawat dan bidan. Namun untuk nakes bidan masih menjalani persiapan dan baru selesai menjalani evaluasi orientasi. Dijadwalkan dalam waktu dekat sudah bertugas di Muara Beloan. Sedangkan tenaga perawat menunggu arahan Dinkes Kubar. (rud/kp)












