Laporan Rohadi dari Arab Saudi
Sebanyak 143 jemaah umrah Kubar salat di Masjid Thaif, Sabtu, 13 Desember 2025. Berjarak sekitar 70-100 kilometer di sebelah tenggara Makkah, Arab Saudi. Di Kota Thaif, menikmati pemandangan alam gurun menggunakan Kereta Gantung di Al-Hada, sekitar 130 km atau 2 jam perjalanan dari Makkah. Koneksi, wilayah Al-Hada (atas) dengan Al-Kar (bawah).
MELAKSANAKAN salat Duhur di Masjid Thaib. Sejarahnya, adalah masjid Abdullah bin Abbas. Salah satu masjid bersejarah penting yang sering dikunjungi peziarah haji dan umrah. Di Masjid Thaib ini, di sampingnya ada makam Ibnu Abbas, sepupu Nabi Muhammad SAW yang wafat di sana. Di sekitarnya, terdapat pula masjid bersejarah lain seperti Masjid Addas dan Masjid Kuk yang terkait dengan sejarah Nabi di Thaif.

Masjid Addas dibangun untuk mengenang kisah budak bernama Adas yang memberikan anggur kepada Nabi Muhammad SAW, saat bersembunyi di Thaif. Sedangkan, Masjid Kuk (Siku) adalah tempat Nabi Muhammad SAW bersandar saat lelah dan terluka di Thaif.
Kota Thaif adalah kota yang sejuk dan subur. Terdapat daerah pegunungan Asir dan Al-Hada. Kota ini merupakan destinasi wisata ziarah yang populer bagi jemaah haji dan umrah karena nilai sejarahnya dalam perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW dan pemandangannya yang indah. Di sinipun ada Taif Makkah Hotel.

SEJARAH NABI MUHAMMAD di THAIF
Kisah dakwah yang penuh penolakan dan kekerasan pada tahun ke-10 kenabian. Setelah wafatnya Khadijah dan Abu Thalib. Nabi Muhammad SAW meminta perlindungan dan dukungan dari suku Tsaqif, untuk mengajak mereka masuk Islam. Namun ditolak mentah-mentah.
Perlakuan kasar penduduk Thaif mengolok-olok, mencaci maki, dan melempari Nabi Muhammad dengan batu, bahkan menyuruh anak-anak kecil ikut melempari. Kaki Nabi terluka hingga berdarah, dan sahabatnya, Zaid bin Haritsah, juga terluka di kepala saat melindungi beliau.
Istirahat dan keajaiban di kebun milik Utbah dan Syaibah, Nabi Muhammad makan anggur yang diberikan budak mereka, Addas. Ketika Nabi mengucapkan bismillah, Addas terkejut dan bertanya. Nabi menjelaskan bahwa beliau adalah seorang nabi, yang membuat Addas bersimpuh dan memeluk Nabi Muhammad.
Dalam perjalanan pulang, Nabi Muhammad didatangi malaikat Jibril yang menawarkan untuk menimpakan gunung kepada penduduk Thaif. Namun Nabi Muhammad menolak dan mendoakan mereka agar mendapat hidayah.
Peristiwa ini mengajarkan kesabaran luar biasa dalam menghadapi penolakan dan kekerasan. Penolakan di Thaif berujung pada keimanan seorang Nasrani (Addas), yang menjadi bukti kebenaran dakwah Nabi. Setelah masa sulit di Thaif, Allah menghibur Nabi Muhammad dengan peristiwa Isra Mikraj.
Beberapa tahun kemudian, setelah hijrah ke Madinah, terjadi juga Perang Thaif yang melibatkan pengepungan benteng kota. Di mana kaum Muslimin akhirnya berhasil menguasai Thaif setelah pertempuran sengit.

KERETA GANTUNG AL HADA
Kereta Gantung Alhada adalah wahana wisata terkenal di Pegunungan Al Hada, Thaif, Arab Saudi. Menawarkan pemandangan dramatis pegunungan, lembah hijau, dan jalanan berliku dari ketinggian, menjadi daya tarik populer bagi jemaah haji dan wisatawan. Dengan perjalanan 4-4,5 km yang memakan waktu sekitar 20-25 menit dan berakhir di dekat Alcar Tourist Village di bawahnya.
Tidak singka, ternyata Kereta Gantung Al-Hada di Taif, Arab Saudi, mulai beroperasi 20 Desember 2003 itu diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso. Dioperasikan oleh perusahaan yang sama dengan Gondola Ancol di Indonesia. Kereta gantung ini menawarkan perjalanan wisata dengan pemandangan pegunungan yang memukau dari ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut. Biayanya, sekitar 100 riyal (sekitar Rp 400 ribu sampai Rp 450 ribu). (tulisan ke-2, rud/tim editing redaksi/KP)













