Laporan, Wage Suryanto, Ziarah Rohani Katolik ke Israel
Sebanyak 44 orang dari Sekevikepan Sendawar, Kutai Barat (Kubar) melakukan ziarah rohani Katolik, selama 15 hari. Dijadwalkan, kembali ke Tanah Air, Jumat, 26 Desember 2025. Ziarah yang dibiayai Pemkab Kubar ini telah bertolak dari Kubar, sejak Jumat, 12 Desember 2025.
SEMUA rombongan ziarah rohani Katolik sudah berada di Jakarta, Sabtu, 13 Desember 2025. Setelah menempuh penerbangan dari Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. Setelah menginap di Jakarta, Minggu, 14 Desember 2025 melanjutkan penerbangan ke Dubai.
Setelah bermalan di Dubai, Senin, 15 Desember 2025 melanjutkan penerbangan ke Kairo, Mesir. Bermalam di Kairo. Besok paginya atau Selasa, 16 Desember 2025, mengunjungi Piramida Raja Cheops, Chepren dan Mekurinus, patung Sphinx, Institute of Papyrus: melihat kertas pertama di dunia dibuat, dan Pabrik Parfum. Berikutnya, ke Gereja St. Simon the Tanner (Gereja Mujizat), Old Cairo: Gereja Gantung, Gereja Abu Serga: tempat salah satu pengungsian Keluarga Kudus, Sinagoga Ben Ezra: Musa diambil dari air oleh Putri Firaun.
Rabu, 17 Desember 2025, dari Kairo ke Sharm El Sheikh melewati terusan Suez dan Mara. Melihat sejarah bangsa Israel tidak dapat meminum air karena pahit rasanya. Bermalam di kota tepi Laut Merah, Sharm El Sheikh.
Dilanjutkan, Kamis, 18 Desember 2025, dari Sharm El Sheikh ke Gunung Sunai dan Taba. Di Gunung Sinai akan melakukan pendakian, dimana tempat Musa menerima sepuluh perintah Tuhan.
Bermalam di Taba. Besok paginya, Jumat, 19 Desember 2025 perjalanan ke Yeriko-Qumran-Laut Mati-Bethlehem. Memasuki Negara Israel melalui proses imigrasi di Perbatasan Taba. Tiba di Israel, melewati kota Eilat/Ezion-Geber pertama kali disebut sebagai tempat perhentian orang Israel dalam pengembaraan di padang gurun. Berikutnya, ke Tiang Garam dari Istri Lot. Yerikho melihat Bukit Pencobaan: Yesus dicobai iblis setelah berpuasa selama 40 hari. Dilanjutkan di Qumran melihat ditemukannya gulungan kitab suci. Lalu, mencoba pengalaman mengapung di laut dengan kadar garam tertinggi di dunia, Laut Mati. Bermalam di Bethlehem.

LEBIH LAMA DI BETHLEHEM
Perjalanan Sabtu, 20 Desember 2025 dari Bethlemen-Yerusalem dan kembali ke Bethlehem. Mendatangi Gereja St. Anna, Kolam Bethesda: Yesus menyembuhkan orang yang lumpuh sejak lahir, menyusuri Via Dolorosa, berjalan sampai ke Tembok Ratapan, Bukit Sion: Ruang Perjamuan Terakhir, Makam Raja Daud dan Gereja St. Peter Galicantu: rumah Imam Agung Kayafas. Bethlehem: Padang Gembala: gembala menerima kabar kelahiran Yesus dan Gereja Kelahiran Yesus.
Bermalam di Bethlehem, Minggu, 21 Desember 2025 ke Yerusalem. Paginya, menuju ke Bukit Zaitun: Kapel Kenaikan: tempat Yesus terangkat ke surga, Gereja Pater Noster: Yesus mengajar doa Bapa Kami, Taman Getsemani, Gereja Segala Bangsa. Perjamuan Kudus di Garden Tomb: yang diyakini sebagai kubur Tuhan Yesus.
Bermalam di Bethlehem kembali, dan Senin, 22 Desember 2025, ke Nazareth-Kana-Tiberias. Mendatangi Gereja Kabar Sukacita: rumah Maria di Nazareth saat menerima kabar akan mengandung Yesus dari Roh Kudus. Berikutnya ke Kana: pasangan suami istri dapat memperingati pernikahan di tempat Yesus membuat mujizat pertama mengubah air menjadi anggur, berlayar di Danau Galilea dengan perahu replika dari zaman Yesus, Yardenit: tempat tradisi Yesus dibaptis Bermalam di Tiberias
Pada hari Selasa, 23 Desember 2025 ke Tiberias-Amman. Mendatangi Bukit Sabda Bahagia: Yesus mengajar sabda Bahagia, Tabgha: Yesus mengadakan mujizat 5 roti dan 2 ikan, Gereja Primat Petrus: Yesus bertemu murid-muridNya setelah kebangkitanNya, Kapernaum: Yesus paling banyak berkarya, melihat rumah mertua Petrus dan Sinagoga tua. Makan siang dengan ikan Petrus. Masuk ke Negara Yordania melalui perbatasan Sheikh Hussein. Bermalam di Amman.
Rabu, 24 Desember 2025 dari Amman-Petra-Amman. Mengunjungi Petra: salah satu dari tujuh keajaiban dunia, atau disebut dengan the Red Rose City, kota yang dipahat di gunung-gunung batu peninggalan suku Nabatean. Bermalam di Amman.
Kamis, 25 Desember 2025, Amman-Gunung Nebo-Amman Airport-Dubai. Mengunjungi ke Gunung Nebo: tempat Musa diperlihatkan Tuhan akan Tanah Perjanjian sebelum ia meninggal di sana (jika waktu memungkinkan). Menuju ke Airport untuk penerbangan kembali ke Jakarta, pada Jumat, 26 Desember 2025. (rud/editing redaksi KP)












