SENDAWAR, KALTIM PERS– Puluhan peserta mengikuti lomba perahu ketinting pada”Festival Danau Paot 2026” di Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu, Kutai Barat (Kubar). Juara umum lomba perahu ketinting oleh RT 3 Kampung Muara Beloan.
Kegiatan lomba perahu banyak diminati warga yang turut menyaksikan. Hal ini disebabkan, lokasi lomba di bantaran Sungai Beloan lebih dekat dengan pemukiman warga. Jika 2025 lalu di Danau Paot sekitar 2 km dari Muara Beloan. Pengalihan arena lomba di Sungai Beloan disebabkan akses ke Danau Paot dangkal akibat air surut.
Untuk final lomba dilepas oleh Bupati Kubar diwakili Camat Muara Pahu Maulidin Said. Alhasil lomba.
Para juara kelas 13 HP :
- Juara pertama : IQBAL (RT 1)
- Juara Kedua : UDIN (RT 3)
- Juara Ketiga : DANI (RT 3)
Kelas 6 HP
- Juara pertama : WANI (RT 3)
- Juara Kedua : ADIANSYAH (RT 4)
- Juara ketiga : TABRI (RT 3).

Sambutan tertulis Bupati Kubar Frederick Edwin disampaikan Camat Muara Pahu Maulidin Said menyambut, positif kegiatan ”Festival Danau Paot 2026” di Kampung Muara Beloan. Diharapkan ajang yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kubar bersama Pemerintah Kampung Muara Beloan menjadikan daya tarik pengunjung wisata ke Muara Beloan. Di samping itu bisa mendongkrak ekonomi masyarakat.
Camat Muara Pahu Maulidin Said menambahkan, suksesnya acara “Pestival Danau Paot 2026” Muara Beloan bagian dari kesuksesan pihak pelaksana. Terutama, buah kerja keras kepala kampung bersama masyarakat Muara Beloan. Dari 12 kampung wilayah Kecamatan Muara Pahu, lanjut Maulidin, Muara Beloan salah satu kampung yang menjadi referensi atau duta Muara Pahu. Karena tidak saja dalam produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berkembang. Termasuk ada beberapa hal kesuksesan dalam pembangunan di Muara Beloan. “Kita harapkan agar masyarakat Muara Beloan akan terus mendukung kinerja kepala kampungnya agar terus dipertahankan dan ditingkatkan menjadi kampung yang dapat lebih maju dan referensi kampung lainnya di Kubar,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Kampung Muara Beloan Rudy Suhartono, setelah ditetapkan Kampung Muara Beloan menjadi kalender wisata tahunan oleh Dinas Pariwisata Kubar, sejak 2024 berupa “Festival Danau Paot”. Menjadikan Muara Beloan mudah dikenal masyarakat luas. “Hanya saja, akses ke Muara Beloan inilah yang harus jadi perhatian,” kata Rudy.
Namun pada tahun anggaran 2026 ini, berdasarkan keterangan Bupati Kubar Frederick Edwin, bahwa akses ke Muara Beloan ke Muara Bunyut, Kecamatan Melak akan menjadi perhatian Pemkab Kubar. Pembangunan jalan dilakukan secara multiyears. “Kami berkeyakinan dengan akses yang mudah, maka jumlah pengunjung pada “Festival Danau Paot” akan meningkat.
Pemerintah Kampung Muara Beloan telah menyiapkan sarana wisata menyusuri alur sungai ke Sungai Kedang Pahu hingga ke ibu kota kecamatan Muara Pahu. Selain itu, ada jembatan pelangi Merah Putih, salah satu ikon Muara Beloan. Kemudian, wisata menyusuri Danau Paot, seperti lautan di tengah rawa di Muara Beloan. Termasuk juga wisata perikanan sebagai salah satu kampung penghasil ikan terbesar di Kubar. (adv/rud/KP)












