Biaya Hidup di Berau Paling Mahal, UMK Kubar 2026 Naik Rp 279 Ribu Lebih

MUMPUNG : Produksi tambang batubara dan panen kelapa sawit membuat biaya hidup tinggi. Bagaimana kalau kedua sektor itu sudah tidak ada lagi.

SENDAWAR, KALTIM PERS– Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2026, Kabupaten Berau tertinggi se-Kaltim yakni Rp4.391.337,55. Disusul, kedua Kutai Barat (Kubar) Rp4.231.617,40. Ada kenaikan 7,07 persen atau Rp279.383,42 dibandingkan UMK tahun 2025 sebesar Rp3.952.233,98. Peringkat ini mengalahkan, Kutai Kartanegara, Samarinda, Balikpapan dan kab/kota lainnya di Kalitm.

Kenapa alasan Berau tertinggi. Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau, Zulkifli Azhari, dipengaruhi Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dan biaya hidup di Berau cukup tinggi. Termasuk memiliki banyak pekerja di sektor pertambangan dan perkebunan. ”Biaya hidup di Berau ini cukup mahal,” kata Zulkifli, dilaman nomorsatukaltim.disway.id.

DIMANA UNTUNGNYA : Banyaknya perkebunan sawit di Kubar, apakah sudah memberikan dampak warga lokal. Jadi pekerja dan dorong ekonomi. Sementara kondisi jalan rusak. Lalu untung apa rugi. Kembali pengamatan warga sendiri.

Penyesuaian UMK juga mempertimbangkan inflasi yang terjadi di Berau, sehingga pekerja dapat tetap memiliki daya beli yang memadai.

Sementara itu, Upah Minimum Provinsi (UMP) Kaltim tahun 2026 sebesar Rp3.762.431 per bulan. Angka ini menjadi batas terendah upah yang wajib dibayarkan perusahaan kepada pekerja atau buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Sepanjang belum ada ketentuan UMK maupun sektoral yang berlaku. (rud/KP)

Rincian UMK se-Kaltim, berlaku 1 Januari sampai akhir Desember  2026

  1. Kabupaten Berau: Rp4.391.337,55
  2. Kabupaten Kutai Barat: Rp4.231.617,40
  3. Kabupaten Penajam Paser Utara: Rp4.181.134,00
  4. Kabupaten Kutai Timur: Rp4.067.436,00
  5. Kabupaten Kutai Kartanegara: Rp3.991.797,00
  6. Kota Samarinda: Rp3.983.882,00
  7. Kota Balikpapan: Rp3.856.694,43
  8. Kota Bontang: Rp3.799.480,00
  9. Kabupaten Paser: Rp3.776.998,06

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *