Tiga Korban Feri Tenggelam Ditemukan Mengapung, 1 Km dari Lokasi Kejadian

FOTO IST - MENGAPUNG :Korban yang ditemukan petugas gabungan mengapung di tepi Sungai Mahakam untuk dilakukan evakuasi. Ditemukan sekitar 1 km dari lokasi kejadian.

SENDAWAR, KALTIM PERS – Sudah tiga dari delapan korban ditemukan, insiden tenggelamnya feri di Kampung Linggang Muara Leban, Kecamatan Long Iram, Kutai Barat (Kubar). Ketiga korban ditemukan, Rabu (12/11/2025). Di lokasi dan waktu berbeda. Yakni Cello (21) asal Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur pertama kali ditemukan pukul 06.30 wita. Disusul sekira pukul 07.15 korban Anci (50) asal Samarinda, Kaltim. Saeorang korban lagi divakuasi dan masih diidentifikasi identitasnya.

Artinya 5 korban yang masih dilakukan pencarian oleh tim gabungan. Rata-rata korban ditemukan sekitar perairan Sungai Mahakam Kampung Jelemuq, Kecamatan Tering atau sekira 1 km dari lokasi tenggelamnya feri. ” Info pagi ini, Rabu (12/11/2025) yang sudah ditemukan 3 korban. Yang sudah dievakuasi 2 korban,” kata Aydin, Kepala Kampung Linggang Muara Leban kepada Kaltim Pers, Rabu (12/11/2025). Untuk 2 korban yang sudah teridentifikasi dibawa ke RSUD Harapan Insan Sendawar.

Seperti diketahui, tenggelamnya feri lebar 4 meter dan panjang 16 meter tenggelam di perairan Sungai Mahakam Kampung Linggang Muara Leban, Kecamatan Long Iram, Kubar, Senin (10/11/2025) sekira pukul 20.00 wita. Feri tersebut membawa semen, sepeda motor, ban dan 28 orang tujuan ke Pelabuhan Kampung Ujoh Halang, Kecamatan Long Iram. Naasnya feri dalam perjalanan bagian depan bocor dan langsung tenggelam. Dilaporkan 8 orang hilang. Sedangkan 20 orang selamat. Rata-rata korban adalah pekerja di PT Borneo Damai Lestari (DBL), perusahana hutan tanaman indistri.

FOTO IST – TERSANGKUT: Korban ditemukan tersangkut di besi tiang pancang di Kampung Jelemuq.

Identitas 8 korban yakni

  1. Asmaun/Bogel, 55 tahun asal Malang, Provinsi Jawa Timur
  2. Pendy, 30 tahun asal Lumajang, Provinsi Jawa Timur
  3. Dedy, 30 Tahun asal Bandung, Provinsi Jawa Barat
  4. Ilham, 27 Tahun asal Bandung, Provinsi Jawa Barat
  5. Ira, 24 Tahun asal Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur
  6. Cello, 21 Tahun asal Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur
  7. Yanto, 40 tahun asal Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur
  8. Anci, 50 tahun asal Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur
FOTO IST – DITEMUKAN NELAYAN : Seorang korban mengapung di tengah Sungai Mahakam ditemukan seorang nelayan yang sedang melintas, di wilayah Kampung Jelemuq, Kecamatan Tering.

Kapolres Kubar AKBP Boney Wahyu Wicaksono melalui Kasi Humas Ipda Sukoco mengatakan, pihak kepolisian tergabung dengan tim dari TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Masyarakat sekitar Kampung Muara Leban turut membantu dengan memberikan dukungan logistik dan tenaga dalam proses pencarian. Sementara tim gabungan terus melanjutkan operasi SAR dengan penuh kehati-hatian mengingat arus sungai yang deras.

Posko ini berfungsi sebagai pusat informasi, posko logistik, dan tempat penyaluran bantuan bagi para korban selamat. Di samping itu menggunakan perahu karet untuk memudahkan proses pencarian di sepanjang aliran Sungai Mahakam.

SIDOKKES POLRES TURUN KE LAPANGAN

Untuk membantu pelayanan kesehatan kepada korban feri tenggelam, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Kubar turut melaksanakan evakuasi dan pemeriksaan kesehatan terhadap para korban yang selamat.

Tim Sidokkes Polres Kubar Aiptu Dedy Sugara, bersama anggota Brigpol Eko Yulianto, Bripda Fino Yura F., dan Muhammad Fiqri Alamsyah, turun langsung ke lokasi kejadian, Senin (10/11/2025) sejak pukul 01.00 dinihari. Telah memberikan pertolongan medis kepada para korban selamat.

Dari 20 korban selamat, ada 6 korban mendapatkan pemeriksaan kesehatan langsung oleh tim Sidokkes. Sedangkan 5 korban ditangani Puskesmas Long Iram. (rud/KP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *